1. Fakta Penyalah Gunaan Narkoba
Menurut Data BNN, dalam rentan tahun 2001-2006 tercatat jumlah kasus narkotika meningkat dari
3.617 kasus menjadi 17.355 kasus. dengan kenaikan rata - rata kasus sebesar 42,4 perseb oer tahun. Dari kasus kasus tersebut tercatat bahwa jumlah tersangka meningkat dari 4.924 orang pada tahun 2001, sedangkan pada tahun 2006 menjadi 31.635 orang atau meningkat rata rata 49.5 persen pertahun.
hal itu menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkotika terus meningkat secara fantastis. bahkan apabila di hitung sejak tahun 1970-an hingga tahun 2008 atau selama 38 tahun sejak narkotika mulai menjadi candu di indonesia, jumlah penggunanya telah meningkat sebanyak 200 kali lipat lebih atau 20.000 persen.
2.Pemakai yang Variatif
Jika dulu pemakai atau pengguna narkoba identik dengan para pemuda dan pemudi berandalan yang berlatar belakang keluarga "broken home", sekarang penggina narkotika lebih bervariasi. Bukan hanya pemuda dan pemudi, ada juga lansia, anak anak, ibu rumah tangga, bahkan ada juga ekskutif, pejabat, aparat pemerintah, toko masyarakat, polisi , politisi, pengangguran, ahli hukum, dokter, pemuka agama, aktris dan sebagainya.
3. Meluasnya Daerah Penyebaran
Dulu pengguna narkotika hanya ada di kota kota besar. sekarang pelakunya meluas ke kota kecil, bahkan ke desa atau kampung di seluruh pelosok negeri ini pun narkotika telah akrab dengan masyarakat. Desa desa di laur pulau Jawa telah di jamahnya. Tidak ada wilayah yang bebas dari narkotika di indonesia.
4. Keterlibatan Yang Meningkat
Dalam perdagangan narkotika dunia, dulu indonesia hanya menjadi tempat singgah sementara narkotika dari daerah segitiga emas yang akan di bawa ke eropa, amerika, australia atau jepang
Sekarang indonesia sudah meningkat menjadi daerah pemasaran, artinya, pedagang narkotika sengaja datang ke indonesia untuk berjualan narkotika dan pembelinya adalah orang indonesia
Bahkan indonesia kini telah meningkat menjadi daerah pembuat (produsen). belakangan, narkotika yang di buat di indonesia kemudian di ekspor keluar negeri
5. Penyakit Berbahaya Akibat Narkotika
Meningkatnya jumlah penyakit yang disebabkan oleh narkotika, terutama jenis narkotika yang menggunakan jarum suntik, telah menambah jumlah penderita penyakit menular seperti HIV/AIDS, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan sebagainya
6. Jenis dan Kualita narkoba meningkat
Dulu pemakai narkoba hanya mengonsumsu ganja, psikotropika, atau paling tinggi morfin. Sekarang jenis narkotika sudah bertambah banyak seperti ektasi, shabu, kokain, heroin. kini bahkan ada heroin jenis baru dengan daya adiksi yang lebih kuat
7. Dampak Negatif Narkotika
Dampak narkotika tidak lai nadalah merosotnya kualitas manusiam tetapi juga meningkatnya jumlah dan meningkatnya kriminalitas. Jenis kejahatan bukan hanya kejahatan keci, melainkan sudah menjadi besar dan sadis, penyiksaan, pembunuhan, perampokan, penganiayaan adalah sebagian contoh kecilnya
No comments:
Post a Comment